Nama Pendiri
Tahun menjabat
Andalus (sekarang Spanyol) adalah kota bersejarah dalam Islam. Dari sana banyak lahir ilmuwan-ilmuwan. Ilmu pengetahuan berkembang pesat dan terdapatnya penemuan-penemuan berbagai ilmu, seperti ilmu kedokteran, sains, matematika, obat-obatan dan lainnya. Semua itu bisa tercapai karena mereka senantiasa dekat dengan Allah, Al-Qur’an dan Sunnah, serta giat dalam membaca buku dan mempelajarinya lebih dalam lewat eksperimen (percobaan). Andalus merupakan masa-masa kejayaan Islam.
Al Andalus Islamic School bercita-cita ingin mengembalikan kejayaan-kejayaan tersebut. Al Andalus Islamic School akan menjadi motor penggerak lahirnya para ilmuwan muslim di masa yang akan datang. Oleh sebab itu Al Andalus Islamic School mengusung tema “Sekolah Islam Berbasis Riset” sebagai ikon sekolah.
Nama Al-Andalus itu oleh pendirinya yaitu Bapak H, Saleh Djasit yang beliau merupakan mantan Gubernur Riau periode 1998 sampai 2003 terinspirasi oleh peradaban Islam yang ada di Spanyol, jadi beliau ingin semangat kegemilangan yang pernah terjadi di negeri Andalus bisa dibawa dalam sebuah lembaga pendidikan.
Sebenarnya berdirinya Al Andalus Islamic School itu mulai Oktober 2016 oleh bapak Ahmi Septari yaitu putra bungsu dari bapak Saleh. Jadi dulunya sebelum Al Andalus Islamic School berdiri, pak Ahmi ingin mendirikan sekolah Islam internasional, namun setelah kurang lebih enam bulan proses pembangunan gedung sekolah, karena sesuatu dan lain hal proses pembangunan ini terhenti.
Kemudian pada bulan Oktober 2017, pembangunan dilanjutkan oleh menantu pertama bapak Saleh yaitu bapak M. Yamin, kemudian dengan kesepakatan oleh pak Saleh dan pak Yamin yang awalnya ingin mendirikan sekolah islam internasional diganti menjadi sekolah islam terpadu dan dinamai Sekolah Islam Terpadu Al-Andalus.
Pembangunan terus berlanjut dari satu lantai menjadi dua lantai dan seterusnya, kemudian sarana dan prasarana juga dilengkapi, serta izin pendirian dan izin operasional pun didapat, sehingga pada bulan Juli 2018 resmi Al Andalus Islamic School menerima peserta didik baru.
Berikut adalah pendiri Yayasan Al-Andalus yang telah memberikan inspirasi, visi, dan dasar kuat bagi berdirinya sekolah ini.
Tahun menjabat
Pada Tahun Ajaran 2023/2024, Yayasan Al-Andalus memiliki lebih dari 350 siswa, didukung oleh lebih dari 30 Tenaga Pendidik Dan Non-Tenaga Pendidik, serta lebih dari 26 kelas yang tersebar di tingkat SDIT dan SMPIT.
Pada Tahun Ajaran 2022/2023 Memiliki jumlah siswa/siswa dari SDIT dan SMPIT Sebanyak 350+
Pada Tahun Ajaran 2023/2024, Kami Memiliki 34 Tenaga Pendidik Dan Non-Tenaga Pendidik Yang Berkomitmen Tinggi.
Pada Tahun Ajaran 2022/2023, Al-Andalus memiliki lebih dari 26 kelas.